Penerapan Metode Theory of Run untuk Perhitungan Kekeringan Meteorologi di DAS Welang

Marie Augustin Alvidian Pangestuti Ais Harjono, Donny Harisuseno, Ery Suhartanto

Abstract


Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Malang yang berada di wilayah DAS Welang merupakan wilayah yang dinyatakan darurat kekeringan. Analisis indeks kekeringan dibutuhkan di DAS Welang untuk mengetahui peta sebaran berdasarkan tingkat kekeringannya. Dalam studi ini digunakan perhitungan besarnya indeksmkekeringan meteorologi metode Theory of Run yang distandarisasi dengan metode Z-Index untuk mengetahui jumlah dan durasi kekeringan, kemudian dibandingkan dengan indeks kekeringan hidrologi berdasarkan data debit dengan perhitungan metode Z-Index guna mengetahui tingkat kesesuaian metode Theory of Run di DAS Welang. Metode Theory of Run menunjukkan terjadinyagdurasigkekeringangterpanjanggselamag25 bulan, dengangjumlah kekeringan terbesar yaitu 1410 mm. Z-Index dari Theory of Run menghasilkan indeks kekeringan terbesar dengan nilai 3,82 dan indeks kekeringan terkecil dengan nilai -3,05. Perhitungan data debit dengan Z-Index menghasilkan nilai indeks kekeringan terbesar 2,22 dan indeks kekeringan terkecil sebesar -2,18. Analisis kesesuaian kedua indeks kekeringan menghasilkan persentase kesesuaian 35,29% - 51,47% yang dinyatakan memiliki Hubungan Langsung Positif Lemah. Peta sebaran kekeringan digambar menggunakan metode IDW. Tahun terkering terjadi di tahun 2001, 2007, dan 2008. Terdapat 59 kejadian kekeringan parah pada rata-rata 41 desa yang terjadi di bulan Februari, April, dan Desember di DAS Welang.

 

Pasuruan Regency and Malang regency which are in Welang watershed area are declared as drought emergency areas. Drought index analysis in Welang watershed is needed to have information about drought distribution map according to the level of drought. This study is performed the calculation of meteorological drought index using Theory of Run method which is standardized with Z-Index method to find out the amounts and duration of drought, then will be compared with hydrological drought index based on dicharge data calculated using Z-Index method to find out the suitability level of Theory of Run method in Welang watershed. Theory of Run method shows the longest drought duration occured for 25 months, and the highest number of drought is 1410 mm. Z-Index of Theory of Run produced the highest drought index value (3,82) and the smallest drought index value (-3,05). The calculation of discharge data with Z-Index method produces the highest drought index value (2,22) and the smallest drought index (-2,18). Conformity percentage results of conformity analysis of the two drought indexes are 35,29% - 51,47% which stated that have a Weak Positive Direct Relationship. The drought distribution map is drawn using IDW method. The driest years occured in 2001, 2007, and 2008. There were 59 severe drought events in an average of 41 villages that occured in February, April, and December in Welang watershed.


Keywords


indeks kekeringan; kekeringan meteorologi; Theory of Run; Z-Index; peta sebaran kekeringan

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.