STUDI PENANGANAN TEKNIS BANJIR DI DAS KALI LAMONG, KABUPATEN GRESIK – JAWA TIMUR

Ridho Satria Indrajayatama, Moh. Sholichin, Very Dermawan

Abstract


Kali Lamong merupakan salah satu sungai yang berada di Kabupaten Gresik, Propinsi Jawa Timur. Kali Lamong memiliki luas DAS sebesar kurang lebih 720 km2 dan panjang sungai sepanjang 103 km dengan 6 anak sungai utama. Perubahan tata guna lahan yang terjadi membuat tiap tahunnya terjadi banjir di Kabupaten Gresik akibat luapan Kali Lamong. Dibutuhkan upaya penanganan teknis guna menanggulangi banjir. Terdapat dua usulan teknis yang dianalisa yaitu perencanaan tanggul urugan dengan concrete sheetpile (CCSP) dan kolam retensi. Pada studi ini, dilakukan analisa hidrologi guna mendapatkan debit banjir rancangan pada lokasi studi. Selanjutnya akan dilakukan analisa hidrolika dengan program HEC-RAS 5.0.7. dengan debit banjir rencana Q25 tahun sebagai dasar perencanaan usulan teknis. Usulan pertama adalah perencanaan tanggul dengan tinggi 4,5 meter dan direkomendasikan menggunakan produk PT. Wika Beton (Persero) Tbk dengan tipe W-325. Tanggul ini memiliki efektifitas mereduksi banjir sebesar 100%. Sedangkan usulan teknis kedua adalah dengan 1 unit kolam retensi pada hulu Kali Lamong dengan tampungan total 409692 m3. Perencanaan inlet kolam retensi menggunakan pelimpah samping dan outletnya berupa pintu pengeluaran yang memiliki waktu pengurasan kolam selama 3 jam 6 menit. Kolam retensi memiliki efektifitas mereduksi banjir sebesar 11,4%. Berdasarkan efektifitas mereduksi banjir dari dua usulan teknis tersebut, penanganan teknis dengan tanggul yang dipilih guna menangani banjir di Kali Lamong.

 

Kali Lamong is a river located in Gresik Regency, East Java Province. Kali Lamong has a watershed area of ​​approximately 720 km2 and a river length of 103 km with 6 main tributaries. Changes in land use that occur each year cause flooding in the Gresik Regency due to the overflow of Kali Lamong. It takes technical handling efforts to tackle flooding. There are two technical proposals analyzed, namely the embankment design with concrete sheet pile (CCSP) and retention ponds. In this study, a hydrological analysis was carried out to obtain the design flood discharge at the study location. Next, a hydraulic analysis will be carried out using the HEC-RAS 5.0.7 program. with the Q25 year plan flood discharge as the basis for planning technical proposals. The first proposal is to plan a dyke with a height of 4.5 meters and it is recommended to use PT. Wika Beton (Persero) Tbk with type W-325. This embankment has a flood reduction effectiveness of 100%. Meanwhile, the second technical proposal is a retention pond in the upper reaches of the Lamong River with a total storage capacity of 409692 m3. The retention pond inlet planning uses a side spillway and its outlet is a discharge gate that has a pool drainage time of 3 hours 6 minutes. The retention pond has the effect of reducing flooding by 11.4%. Based on the effectiveness of reducing floods from the two technical proposals, the technical handling with the embankment was chosen to handle flooding in Kali Lamong.


Keywords


Banjir; HEC-RAS; Penanganan Teknis

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.