KARAKTERISTIK DRAINASE PADA BATU APUNG DAN BATU SCORIA SEBAGAI MATERIAL BACKFILL DI BELAKANG DINDING PENAHAN

Noor Fitriyanti, Andre Primantyo Hendrawan, Heri Suprijanto

Abstract


Batu apung dan scoria merupakan material piroklastik dari letusan gunung berapi. Di Indonesia, batu apung dan scoria ditemukan sepanjang Sungai Kali Putih, Kabupaten Blitar, Jawa Timur sebagai hasil letusan Gunung Kelud. Dalam penelitian ini karakteristik fisik-mekanik dan mineralogi batu apung dan scoria telah diselidiki untuk mengetahui kinerjanya sebagai backfill dengan model laboratorium. Material uji dimodelkan dengan kerapatan relatif Dr 70%. Dari hasil pengujian batu apung dan scoria setelah proses crushing secara AASHTO tergolong batu pecah, kerikil dan pasir (A-1) dan dengan USCS tergolong jenis tanah pasir bersih dengan gradasi baik (SW). Hasil pengujian kuat geser langsung, batu apung memiliki nilai sudut geser 46,189o sedangkan batu scoria memiliki nilai sudut geser 43,504o. Nilai Gs dalam kisaran 2,292 dan 2,564. Nilai koefisien permeabilitas (k) batu apung sebesar 4,156x10-4 cm/det dan scoria sebesar 6,570x10-4 cm/det. Berdasarkan pengujian XRD diketahui bahwa senyawa batu apung dan scoria tidak jauh berbeda dan didominasi dengan senyawa Silika (Si) dan Alumunium (Al). Dari hasil SEM-EDX diketahui pada batu apung memiliki pori-pori yang sedikit lebih besar dari scoria

Pumice and scoria stone are pyroclastic material resulted from mount eruption. In Indonesia, pumice and scoria can be found along Kali Putih River, Blitar Regency, East Java, as resulted from eruption of Mount Kelud. In this study, physical-mechanical and mineralogical characteristics of pumice and scoria were investigated to evaluate their performance as backfill with laboratory models. Material is modeled with relative density of Dr=70%. From the results, crushed pumice and scoria can be classified as broken stone, gravel and sand (A-1) and well graded clean sand (SW), in AASHTO and USCS system, respectively. From direct shear test, crushed pumice and scoria has angle shear of friction of 46.189° and 43.504° respectively. The value of Gs is in the range of 2,292 and 2,564. The value of the permeability coefficient (k) of pumice is 4,156x10-4 cm/sec and scoria stone is 6,570x10-4 cm/sec. Based on XRD testing, it is known that pumice and scoria compounds are not much different and are dominated by Silica (Si) and Aluminum (Al) compounds. Based on SEM-EDX it is clarified that pumice has pores slightly larger than Scoria.


Keywords


Batu apung dan scoria, karakteristik fisik dan mekanik, karakteristik mineralogi, timbunan backfill

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.