PERENCANAAN SISTEM DISTRIBUSI AIR BERSIH DI DESA ARGOYUWONO KECAMATAN AMPELGADING KABUPATEN MALANG DENGAN BANTUAN APLIKASI WATERCAD v8.i

Adam Wiguna, Riyanto Haribowo, M. Janu Ismoyo

Abstract


Desa Argoyuwono Kecamatan Ampelgading Kabupaten Malang merupakan pedesaan yang terletak di kaki Gunung Semeru. Namun, di desa tersebut belum ada jaringan perpipaan. Tujuan dilakukan studi ini adalah untuk merencanakan jaringan perpipaan yang layak secara jangkauan pelayanan, hidraulika dan ekonomi. Data yang digunakan dalam perencanaan ini adalah peta topografi untuk perencanaan jaringan pipa, data jumlah penduduk dari tahun 2008 - 2017 untuk memproyeksikan jumlah kebutuhan air, data debit sumber mata air dengan potensi debit 6 liter/detik untuk menganalisa kondisi hidraulik di dalam pipa, dan data harga satuan bahan bangunan untuk menghitung RAB dan menganalisa kelayakan ekonomi dari rencana proyek. Dalam studi ini gambar jaringan perpipaan terlampir pada gambar 1, metode proyeksi yang digunakan adalah metode eksponensial dengan jumlah penduduk ditahun 2037 adalah 3658 jiwa, dan kebutuhan air rata-rata ditahun 2037 adalah 3,51 liter/detik. Analisa hidraulik menggunakan aplikasi WaterCAD v.8i menunjukan kondisi hidraulik sebagai berikut, velocity adalah 0,10 – 0,50 m/dt, headloss gradient adalah 0,10 – 11,57 m/km, dan pressure adalah 1,50 - 8,00 atm. RAB yang akan dibutuhkan adalah Rp 2.992.525.000,00, perhitungan analisa ekonomi dengan tingkat suku bunga 5,25% dan usia guna pembangunan 20 tahun menyatakan bahwa, nilai BCR 1,16617, nilai NPV Rp 52.204.374,37/tahun, nilai IRR 7,1%, analisa payback period adalah 9,8 tahun, dan harga jual airnya sebesar Rp 4.200,00/m3.

 

Argoyuwono Village, Ampelgading District, Malang Regency is a village located at the base of Semeru Mountain. However, in the village there was no pipeline. The purpose of this study is to plan a proper pipeline network in terms of service, hydraulics and economy. The data used in this plan is a topographic map for pipeline planning, population data from 2008 - 2017 to project the amount of water needed, water source data with a potential discharge of 6 liters/second to analyze hydraulic conditions in the pipeline, and unit price of building materials to calculate the budget plan and analyze the economic viability of the project plan. In this study the pipe network picture is attached in figure 1, the projection method used is an exponential method with a population of 2037 is 3658 people, and the average water demand in 2037 is 3.51 liters/second. Hydraulic analysis using the WaterCAD v8.i software shows the following hydraulic conditions, velocity is 0.10 - 0.50 meters/second, headloss gradient is 0.10 - 11.57 m/km, and pressure is 1.50 - 8.00 atm. The budget plan that will be needed is Rp 2,992,525,000.00, the calculation of economic analysis with an interest rate of 5.25% and the age of development for 20 years states that, the BCR value is 1.16617, the NPV value of Rp. 52,204,374.37/year, the value IRR 7.1%, analysis of payback period is 9.8 years, and the selling price of water is Rp 4,200.00/m3.


Keywords


Air Bersih, WaterCAD, Rencana Anggaran Biaya, Analisa Ekonomi.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.