ANALISA KELAYAKAN EKONOMI PENGELOLAAN KAWASAN SUNGAI DENGAN KONSEP RESTORASI PADA SUNGAI KUNCIR KABUPATEN NGANJUK JAWA TIMUR

Yoga Okta Wardana, Ussy Andawayanti, Evi Nur Cahya

Abstract


Seiring dengan pertumbuhan penduduk yang pesat, ruang terbuka hijau di bantaran atau sempadan sungai Kuncir Kabupaten Nganjuk menjadi semakin berkurang. Sehingga, sempadan sungai tidak memiliki kemampuan untuk menginfiltrasi air hujan yang turun, yang mengakibatkan sungai mengalami banjir karena menerima air limpasan dari kawasan sempadan sungai. Maka dari itu, tujuan studi ini adalah untuk menganalisa kelayakan ekonomi restorasi Sungai Kuncir. Dalam studi ini, dibutuhkan data-data seperti data kerugian banjir dari BPBD Kabupaten Nganjuk, data nilai bangunan per m2 dari Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Nganjuk, data teknis pekerjaan, data harga satuan bahanĀ  dan harga satuan upah di Kabupaten Nganjuk. Dari perhitungan kerugian banjir yang dianalisa menggunakan metode Damage and Loss Assessment didapatkan kerugian banjir Sungai Kuncir yang meliputi kerugian pada lahan permukiman dan lahan pertanian. Nilai tersebut kemudian dijadikan sebagai manfaat restorasi sungai. Biaya konstruksi dari restorasi sungai yaitu meliputi biaya pembangunan 3 blok taman kota dan pekerjaan revitalisasi sempadan Sungai Kuncir. Dari analisa ekonomi yang dilakukan didapat nilai BCR sebesar 1,12. Nilai NPV sebesar Rp. 85.951.984. Nilai IRR sebesar 7,10% dan Payback Period selama 10 tahun. Hasil analisa sensitivitas menunjukan bahwa proyek sensitif terhadap penurunan manfaat dan kenaikan harga bahan dan upah. Hasil analisa juga menunjukan bahwa proyek tidak sensitif terhadap keterlambatan pekerjaan.

Along with rapid population growth, green space on the banks or borders of the river Kuncir Nganjuk Regency is increasingly diminishing. Thus, the river border cannot infiltrate the falling rainwater, which causes the flood because the river receives runoff water from the riverbank. Therefore, the purpose of this study is to analyze the economic feasibility of the Kuncir River restoration. In this study, data such as flood loss data from the Nganjuk Regency BPBD, data on building values from the Nganjuk District Public Housing Agency, technical work data, material unit price data and wage unit price in Nganjuk Regency, are needed. From the calculation of flood losses that were analyzed using the Damage and Loss Assessment method, it was found that the Kuncir River flood losses included losses on residential land and agricultural land. This value is then used as a benefit of river restoration. The construction costs of river restoration include the cost of building 3 city park blocks and revitalizing the Kuncir River border. From the economic analysis conducted, the BCR value was 1.12. NPV value of Rp. 85,951,984. IRR value of 7.10% and Payback Period for 10 years. The results of the sensitivity analysis show that the project is sensitive to decreasing benefits and rising material prices and wages. The analysis also shows that the project is not sensitive to work delays.

Keywords


banjir; restorasi sungai; analisa ekonomi

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.