STUDI PERENCANAAN BENDUNG DI DAS RAMBUT UNTUK PEMENUHAN AIR IRIGASI DAERAH IRIGASI RAMBUT

Dessy Puji Arianti, Sri Wahyuni, Very Dermawan

Abstract


Daerah  Irigasi Rambut mempunyai area layanan seluas 7.634 Ha. Daerah ini mendapatkan pelayanan dari Bendung Cipero yang merupakan bendung tetap. Kondisi saat ini, debit Bendung Cipero yang seharusnya dapat memenuhi kebutuhan irigasi di Daerah Irigasi Rambut, kenyataannya bendung tidak dapat mencukupi kebutuhan air irigasi. Hal ini dikarenakan oleh beralih fungsinya lahan di hulu Bendung Cipero dan adanya sedimentasi pada hulu bendung sehingga tidak dapat memaksimalkan fungsi bendung. Pada studi ini dilakukan perencanaan dasar bangunan bendung melalui tiga tahap perencanaan bendung, yaitu analisa hidrologi, perhitungan hidrolika, dan analisa stabilitas bangunan. Pada analisa hidrologi, didapatkan hasil berupa debit banjir rancangan, debit andalan, dan kebutuhan air irigasi. Pada perhitungan hidrolika, didapatkan hasil berupa dimensi bangunan bendung. Pada analisa stabilitas bangunan, akan didapatkan nilai keamanan bangunan terhadap gaya guling, gaya geser, dan daya dukung tanah. Dari studi ini didapatkan hasil perhitungan debit banjir rancangan (Q100) sebesar 193 m3/dt. Dimensi bangunan bendung juga didapatkan dari hasil perhitungan dengan tinggi bendung 3,43 m dan lebar efektif bendung 19,22 m. Tinggi air yang mampu melimpas di atas bendung adalah 2,62 m. Untuk faktor keamanan bendung sendiri, didapatkan hasil bahwa bendung aman terhadap gaya geser, gaya guling, dan terhadap daya dukung tanah dalam semua kondisi.


Keywords


bendung, debit banjir, debit andalan, stabilitas

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.