STUDI ALTERNATIF PENJADWALAN DAN PEMBIAYAAN PROYEK PERBAIKAN TANAH PLTMG RAJA AMPAT DI KOTA WAISAI KABUPATEN RAJA AMPAT MENGGUNAKAN MICROSOFT PROJECT 2016

Dipa Graha Permata Putra, Suwanto Marsudi

Abstract


Abstrak:Suatuqproyekqdikatakanqberhasilqdenganqbaikqapabilaqditinjauqdariqsegiqekonomis,proyek tersebut dilaksanakan secara efektif dan efisien. Denganqkataqlainqproyek terhindardari segala macam pengeluaran biaya yang tidak diingginkan, sehing ga keuntungan yangsudah direncanakan dapat tercapai. Adapun masalah masalah yang dapat menyebabkan pengeluaran menjadi membesar, salah satunya adalah lamanya durasi pelaksanaan proyek. Untuk mencapai hasil proyek konstruksi yang efisien dari segi biaya, w aktu, dan tenaga kerja maka penulis menerapkan program Microsoft Project Manager 2016 untuk membantu perenca naan , pengelolaan, dan penjadwalaan yang sangat mendukung proses administrasi proyek.Pada studi ini membahas tentang penjadwalan dan pembiayaan menggunakan 2 alternatif yang mencakup analisa produktifitas alat berat, durasi proyek, kebutuhan jumlah sumber daya tenaga kerja, analisa harga satuan pekerja, rancangan anggaran biaya, dan rencana kurva s dengan memperhatikan urutan pelakdanaan pekerjaan dan kebutuhan material dari penjadwalan Microsoft Project Manager 2016 yang menghasilkan jaringan kerja berupa hant chart. Sehingga pekerjaan yang mengalami konflik dapat langsung terlihat kemudian cepat dikontrol.Tujuan dari penyusunan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui alternative mana yang paling efisien ditinjau dari segi waktu dan biaya untuk percepatan durasi proyek. Kedua alternative memberikan perbedaan analisa dan hasil yang tentunya berbeda dari segi waktu dan biaya dengan alternative 1 ( 98 hari , biaya total proyek Rp. 13.715.265.892,89) dan alternative 2 penambahan alat berat (80 hari, biaya total proyek Rp. 13.617.640.993,96). Ditinjau dari segi waktu dan biaya serta kelemahan dari kedua alternative, maka dapat disimpulkan bahwa penambahan alat berat adalah alternative yang dianggap efisien untuk pelaksanaan.).

 

Kata Kunci: Penjadwalan, Pembiayaan, Alat Berat, Tenaga Kerja, Microsoft Project 2016

Abstract: A project is said to work well when viewed from an economic perspective, the project is carried out effectively and efficiently. In other words the project is avoided from all kinds of expenses that are not excluded, so that the planned benefits can be achieved. As for the problem problems that can cause expenditure to be enlarged, one of which is the length of the duration of the project. To achieve the results of a construction project that is efficient in terms of cost, time, and labor, the writer applies the Microsoft Project Manager 2013 program to help plan, manage, and schedule which strongly supports the project administration process.This study discusses scheduling and financing using 2 alternatives which include analysis of machine productivity, duration of the project, the need for labor resources, analysis of labor unit prices, draft budgetary costs, and curve plans s taking into account the implementation of the work order and material requirements of scheduling Microsoft Project Manager 2016 that produces a network in the form of a hant chart. So that work that experiences conflict can immediately be seen then quickly controlled.The purpose of this final assignment is to find out which alternative is the most efficient in terms of time and cost to accelerate the duration of the project. The two alternatives provide different analysis and results which are certainly different in terms of time and cost with alternative 1 (98 days, total project costs of Rp. 13,715,265,892.89) and alternative 2 additions of heavy equipment (80 days, total project costs of Rp. 13,617. 640,993.96). In terms of time and cost and the weaknesses of the two alternatives, it can be concluded that the addition of heavy equipment is an alternative that is considered efficient for implementation.

Keywords: Scheduling, Financing, Heavy Equipment, Labor, Microsoft Project 2016.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.