ANALISA EVAPOTRANSPIRASI RUJUKAN (ET0) DENGAN RUMUS EMPIRIS DIiSTASIUN METEOROLOGI KLAS II MARITIM PERAK II SURABAYA

Siti Raudlatul Jannah, Donny Harisuseno, Very Dermawan

Abstract


ABSTRAK: Evapotranspirasi rujukan (ET0) merupakan salah satu jenis evaporasi yang berguna untuk memperkirakan kebutuhan air tanaman dan mempengaruhi debit tampungan yang nantinya akan berpengaruh pada keseimbangan air dalam jangka panjang. Besar kecilnya nilai ET0 sangap penting namun pengukurannya susah dilakukan karena alat yang tidak banyak digunakan oleh lembaga terkait. Sehingga diperlukan studi untuk mengetahui metode ET0 yang dapat sesuai digunakan pada lokasi tertentu. Studi ini bertujuan untuk mengetahui metode ET0 yang sesuai dari rumus empiris (Metode Makkink, Metode Penman, dan Metode FAO Penman Monteith) yang sudah dipertimbangkan. Untuk melihat kesesuaian metode dilakukan kalibrasi hasil ET0 rumus empiris dengan membandingkan terhadap hasil pengamatan menggunakan  Uji EfisiensiiNash-Sutcliffe (NSE), Kesalahan Relatif (Kr), Mean Square Error (MSE),  Koefisien Korelasi (R), dan Koefisien Determinasi (R2). Berdasarkan kalibrasi disimpulkan bahwa metode terpilih dalam studi ini adalah metode FAO Penman Monteith adalah dengan nilai NSE tertinggi (0), nilai MSE paling rendah (0,614), nilai R tertinggi (0,663), nilai Kr paling rendah (0,003%) dan nilai R2 tertinggi (0,401).

Kata Kunci: evapotranspirasi rujukan, rumus empiris, metode terpilih.

 

ABSTRACT: Reference crop evapotranspiration (ET0) is one kind of evaporation that is useful to estimate crop water requirements and affect water reservoir which will have an impact on the water balance in the long term. ET0 value measurement is very important but very dificult because the tools are not widely used by the institutions. So that the necessary studies to determine the appropriate method of ET0 which can be used at a particular location.This study aims to determine the appropriate ET0 method of empirical formula (Makkink method, Penman method, and the method of Penman Monteith FAO) which is considered. To view the suitability methods of the ET0 resulted calibration from empirical formulas by comparing the results of observations using Efficiency Nash-Sutcliffe Efficiency (NSE), Relative Bias (Kr), Mean Square Error (MSE), Coefficient Correlation (R), and the Coefficient of Determination (R2). Based on calibration concluded that the selected method was FAO Penman Monteith from decided data 7, 8, and 9 with the highest NSE value (0) the lowest MSE value (0,614), the  highest   R-value (0,663), the lowest Kr (0,003%) and the highest R2 value (0,401).

Keywords: reference crop evapotranspiration, empirical equations, calibration,

selected method


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.