ANALISA EVAPOTRANSPIRASI RUJUKAN (ET0) DENGAN RUMUS EMPIRIS DAN MODEL ANN DI STASIUN METEOROLOGI KLAS I JUANDA SURABAYA

Dinia Dwi Rakhmawati, Donny Harisuseno, ery suhartanto

Abstract


Evapotranspirasi rujukan (ET0) merupakan salah satu proses dalam siklus hidrologi yang memiliki manfaat dan peran penting. Salah satunya digunakan untuk menentukan kebutuhan tanaman pada lahan irigasi dan penjadwalan irigasi yang berhubungan dengan ketersediaan air di waduk. Namun, ternyata pengukurannya susah dilakukan dan kurangnya alat pengukur pada stasiun klimatologi. Oleh karena itu, diperlukan sebuah studi untuk mengetahui metode ET0 yang cocok dan benar pada suatu lokasi. Studi ini bertujuan untuk mengetahui metode ET0 yang cocok dan benar dari beberapa rumus empiris (Metode Hargreaves-Samani (H-S), Metode Turc (T), Metode Priestley-Taylor (P-T), dan Metode Penman-Monteith (P-M)). Hasil ET0 rumus empiris dibandingkan dengan hasil pengamatan pada kalibrasi menggunakan  Uji Efisiensi Nash-Sutcliffe (NSE), Root Mean Square Error (RMSE), Kesalahan Relatif (Kr), Koefisien Korelasi (R), dan Koefisien Determinasi (R2). Berdasarkan kalibrasi disimpulkan bahwa metode terpilih dari pembagian data 5, 6, 7, 8, dan 9 tahun adalah Metode Turc (T) dengan nilai NSE tertinggi (0,049-0,710), nilai RMSE paling rendah (0,331-0,581), nilai R tertinggi (0,872-0,920), nilai Kr paling rendah (6,435%-11,356%) dan nilai R2 tertinggi (0,761-0,847).


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.