KAJIAN HIDROLIKA PEMILIHAN BENDUNG TETAP DAN BENDUNG GERAK DI HULU INTAKE KAMIJORO SUNGAI PROGO

Faisal Farid Habibi, Sumiadi Sumiadi

Abstract


ABSTRAK: Kali Progo merupakan sungai yang mendapatkan material hasil erupsi Gunung Merapi sehingga mengakibatkan sedimen menutupi mulut intake Kamijoro. Oleh karena itu, dibutuhkan modifikasi bangunan pengambilan bebas Kamijoro, diantaranya dengan membangun bendung tetap maupun bendung gerak. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi hidrolika dan sedimentasi dari existing sungai, bendung tetap, dan bendung gerak sehingga dapat dipilih alternatif bendung yang sesuai untuk diterapkan ditinjau dari kajian hidrolika dan sedimentasi. Dari hasil simulasi program HEC-RAS 5.0.3 menunjukkan bahwa kapasitas existing sungai masih mampu untuk menampung debit Q100, untuk sungai dengan bendung tetap tidak dapat menampung debit Q100, dan untuk sungai dengan bendung gerak masih mampu menampung debit Q100 dengan pengoperasian pintu saat banjir dibuka penuh. Pada saat debit rerata, muka air di hulu pintu utama bendung gerak diatur setinggi muka air normal (+24.5). Sedangkan pintu intake bendung tetap dan bendung gerak dibuka sesuai dengan total debit kebutuhan air. Volume sedimen pada existing sungai di hulu as rencana bendung sebesar 143448.30 m3, pada sungai dengan bendung tetap di hulu as rencana bendung sebesar 333675.77 m3, serta pada sungai dengan bendung gerak di hulu as rencana bendung sebesar 261388.75 m3. Berdasarkan analisa hidrolika dan sedimen yang sudah dilakukan, sehingga dalam perencanaan disarankan menggunakan bendung gerak.

Kata Kunci: bendung tetap, bendung gerak, hidrolika, sedimentasi, HEC-RAS

ABSTRACT: Progo River is a river that gets the material from the eruption of Mount Merapi, which causes sediment to cover Kamijoro's mouth. Therefore, it is necessary to modify the free intake, including building weir and barrage. This study aims to determine the hydraulics and sedimentation conditions of existing rivers, weirs, and barrage so that alternative weirs that are suitable for application can be selected in terms of hydraulics and sedimentation studies. From the simulation results of the HEC-RAS 5.0.3 program, it shows that the existing capacity of the river is still able to accommodate the Q100 discharge, for the river with the weir still unable to accommodate the Q100 discharge, and for the river with the barrage still able to accommodate the Q100 discharge with the operation of the gates when the flood is opened full. At the average discharge, the water level in the upstream of the barrages main gates is set to a normal water level (+24.5). While the intake of the weir and the barrage is opened in accordance with the total discharge of need water. Sediment volume in the existing river in upstream as planned weir is 143448.30 m3, the river with weir in upstream as planned weir is 333675.77 m3, and on the river with barrage in  upstream as planned barrage is 261388.75 m3. Based on the analysis of hydraulics and sediment that has been done, so that in planning it is recommended to use barrage.

Keywords: weir, barrage, hydraulics, sedimentation, HEC-RAS


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.