EVALUASI DAN PERENCANAAN KERAPATAN JARINGAN POS HUJAN DENGAN METODE KRIGING MENURUT REKOMENDASI WMO (WORLD METEOROLOGICAL ORGANIZATION) DI WILAYAH SUNGAI ROKAN PROVINSI RIAU

Bagus Wicaksono, Ery Suhartanto

Abstract


Dalam kegiatan analisis hidrologi dibutuhkan data hidrologi seperti data curahhujan, debit air, data iklim dan lain sebagainya. Data hidrologi didapat atau dipantau melaluiberbagai pos hidrologi yang tersedia di beberapa daerah dalam suatu wilayah, namun belumtentu data yang diperoleh atau yang dihasilkan selalu akurat. Keakuratan data dalam hidrologi dilihat dari kerapatan pos hidrologi satu  dengan yang lain, semakin rapat pos hidrologi makadata yang diperoleh akan semakin akurat. Mengingat pentingnya informasi data hidrologi yangbergantung pada infrastruktur pengairan maka diperlukan kajian evaluasi dan perencanaanjaringan stasiun hujan yang efektif dan efisien. Wilayah Sungai Rokan secara keseluruhanmemiliki luas sekitar 22.325 km2. Data yang digunakan dalam studi ini adalah data sekunderyang diperoleh dari instansi terkait (data hujan). Untuk  mengevaluasi dan merencanakankerapatan jaringan pos hujan eksisting digunakan metode Kriging. Keoptimalan letak pos hujanrekomendasi dilihat dari besarnya nilai RMSE dan MAE serta memenuhi standart WMO(World Meteorological Organization). Sedangkan pengujian metode Kriging dilakukan denganmenentukan besarnya kesalahan relatif antara curah hujan rancangan eksisting dengan curahhujan rancangan pada pos hujan rekomendasi. Hasil analisa evaluasi stasiun hujan berdasarkanstandar WMO rekomendasi I adalah 8 stasiun hujan dengan kondisi normal dan untukrekomendasi II adalah 25 stasiun hujan dengan kondisi normal dan ideal. Sedangkan hasil darimetode Kriging didapatkan jumlah ideal stasiun hujan yaitu 8 stasiun hujan, dengan nilaiRMSE dan MAE rekomendasi I lebih kecil dari pada eksisting. Sedangkan nilai rata-ratakesalahan relatif rekomendasi adalah 8,1% pada peta galat baku exponential.

Kata kunci: evaluasi, standar WMO, Kriging

In hydrology analysis activities required hydrological data such as rainfalldata, water discharge, climate data and so forth. Hydrological data obtained or monitoredthrough various hydrological posts available in some areas within a region, but notnecessarily the data obtained or produced is always accurate. The accuracy of the data inhydrology seen from the hydrological heading density with each other, the closer thehydrological post, the data obtained will be more accurate. Given the importance ofhydrological data information depend on irrigation infrastructure it was necessary toevaluated or planned an effective and efficient network of rainfall stations. The entire RokanRiver region has an area of approximately 22.325 km2. The data used in this study wassecondary data obtained from related institution (rainfall data). Evaluated and planned theexisting rainfall network density the Kriging method was used. The optimization of rainfallrecommended location was seen from the value of RSME and MAE and meet the standart ofWMO (World Meteorological Organization). While test of Kriging method was done bydetermining the relative error between the rainfall of the existing design with rainfall design onthe recommended rainfall network. Result of evaluation of rainfall network evaluation basedon WMO standart recommendation I was 8 rain station with normal condition and forrecommendation II was 25 rain station with normal and ideal condition. While the result of theKriging method obtained the ideal number of rain station that was 8 rain stations, with RMSEand MAE value of the recommendation I was smaller than the existing. While the averagerelative error value of recommendation was 8,1% at the Exponential raw error map.

Key words: evaluation, WMO standard, Kriging


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.