Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro di Waduk Tukul

Tami Pratiwi, Pitojo Tri Juwono

Abstract


ABSTRAK: Pembangunan Waduk Tukul yang terletak di Desa Karanggede, Kecamatan
Arjosari, Kabupaten Pacitan. Waduk Tukul memiliki fungsi sebagai kebutuhan air baku
sebesar 300 liter/ detik. Kebutuhan air baku pada Kabupaten Pacitan sebesar
120liter/orang/hari. Maka air baku pada Waduk Tukul mampu melayani 216.000 orang. Selain
itu, pada tahap kedua Waduk Tukul juga dimanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga
Mikrohidro. Kebutuhan listrik pada Kab. Pacitan masih belum terpenuhi, sekitar 32% dari
penduduk Pacitan tidak mendapatkan listrik. Ada sekitar 2000 KK yang belum mendapatkan
listrik. Walaupun, hal ini telah didukung dengan Pembangkit Listrik Tenaga Udara kebutuhan
ini masih belum terpenuhi. Pada studi ini didapatkan nilai debit outflow sebesar 1 m3/ dt
sebagai dasar perencanaan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro pada Waduk Tukul,
Pacitan. Dengan tinggi jatuh pada perencanaan ini sebesar 60,12 meter. Pipa pesat yang
digunakan pada perencanaan pembangkit listrik tenaga mikrohidro Waduk tukul diameter 0,70
meter berbahan weelded steel dan panjang 214,82 meter. Turbin yang digunakan di lapangan
adalah turbin francis. Daya yang dihasilkan pada Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro
Waduk Tukul adalah 2 x 0,227 MW. Dalam perhitungan analisa kelayakan ekonomi pada studi
ini meliputi BCR, NPV, IRR, Analisa sesnsitivitas dan Payback Periode. Nilai dari parameter
tersebut adalah sebagai berikut BCR = 1,25,NPV = Rp 9.088.552.693,94, IRR = 10,21%, dan
Payback Periode = 16 tahun.
Kata Kunci: PLTMH, Waduk, Turbin Francis, Daya Listrik, Kelayakan Ekonomi
ABSTRACT: Construction of Tukul Reservoir located in Karanggede Village, Arjosari
District, Pacitan Regency. Tukul Reservoir has a function as raw water requirement of 300
liters / sec. Raw water needs in Pacitan Regency are 120 liters / person / day. So the raw water
in Tukul Reservoir is able to serve 216.000 people. In addition, in the second phase the Tukul
Reservoir is also used as a Micro-hydro Power Plant. Electricity needs in Kab. Pacitan is still
not met, around 32% of Pacitan residents do not get electricity. There were around 2000
families who had not received electricity. Although, this has been supported by the Air Power
Plant this need is still not met. In this study, the value of outflow discharge is 1 m3 / sec as a
basis for planning for Microhydro Power Plant in Tukul Reservoir, Pacitan. With a head gross
in this plan amounting to 60.12 meters. Penstock used in micro hydro power plant planning
Reservoir tukul diameter 0.70 meters made of weelded steel and length 214.82 meters. The
turbine used in the field is the French turbine. The power generated at the Tukul Tube Micro
Hydro Power Plant is 2 x 0.227 MW. In the calculation of economic feasibility analysis in this
study include BCR, NPV, IRR, sensitivity analysis and payback period. The values of these
parameters are as follows BCR = 1.25, NPV = Rp. 9,088,552,693.94, IRR = 10.21%, and
Payback Period = 16 years
Keywords: MHPP, Reservoir, Francis Turbine, Electric Power, Economic Feasibility

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.