EVALUASI KARAKTERISTIK PERMEABILITAS DAN KETAHANAN TERHADAP PIPING MATERIAL PIROKLASTIK HASIL ERUPSI GUNUNG KELUD TAHUN 2014 DAN APLIKASINYA SEBAGAI ALTERNATIF MATERIAL TIMBUNAN

Fianda Hifqi Sandar Nuari, Andre Primantyo Hendrawan, Heri Suprijanto

Abstract


ABSTRAK: Di Indonesia , batu apung dan material piroklastik ditemukan dalam deposit besar di Sungai Kali Sambong, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, namun aplikasinya sebagai material timbunan masih terbatas. Dengan demikian, menjadi sangat penting untuk mempelajari karakteristik mekanik dan ketahanan terhadap bahaya piping untuk alternatif material timbunan. Untuk mengevaluasi karakteristik mekanik dilakukan uji pemadatan Standard Proctor untuk menentukan nilai kepadatan kering maksimum dan kadar air optimum sebagai material timbunan. Uji permeabilitas dengan Constant Head dilakukan untuk menentukan nilai koefisien permeabilitas. Uji ketahanan terhadap piping dilakukan berdasarkan Furumoto et al (2002) dengan kombinasi pada alat dari Fujisawa et al (2013). Dari hasil uji pemadatan Standart Proctor didapatkan nilai MDD dan OMC batu apung, material piroklastik dan material pasir masing – masing adalah 1,48 gram/cm3 dengan OMC 15%, 1,95 gram/cm3 dengan OMC 15% dan 1,95 gram/cm3 dengan OMC 15%. Untuk nilai koefisien permeabilitas (k) masing – masing 0,111 cm/dt, 0,0087 cm/dt dan 0,0091 cm/dt. Sedangkan untuk nilai (k) pada uji ketahanan terhadap piping masing – masing adalah 0,117 cm/dt, 0,023 cm/dt dan 0,018 cm/dt. Dapat disimpulkan bahwa batu apung memiliki kepadatan yang rendah dengan nilai (k) yang lebih besar dikarenakan batu apung memiliki rongga yang lebih besar untuk dapat meloloskan air.

 

Kata kunci : Batu Apung, Piroklastik, Permeabilitas, Piping, Timbunan

ABSTRACT : In Indonesia, pumice and pyroclastic materials are found in large deposits in the Kali Sambong River, Ngantang District, Malang Regency, East Java, but their application as a backfill material is still limited. Thus, it becomes very important to study the mechanical characteristics and resistance to piping hazards for alternative backfill material. To evaluate the mechanical characteristics, Standard Proctor compaction test was performed to determine the maximum dry density value and optimum moisture content as the backfill material. The permeability test with Constant Head is performed to determine the permeability coefficient value. The piping resistance test was performed based on Furumoto et al (2002) with a combination of tools from Fujisawa et al (2013). From the result of Standard Proctor compaction test, the value of MDD and OMC of pumice stone, pyroclastic material and sand material are 1.48 gram / cm3 with OMC 15%, 1.95 gram / cm3 with OMC 15% and 1.95 gram / cm3 with OMC 15%., respectively. For permeability coefficient values ​​(k) of 0.111 cm / s, 0.0087 cm / s and 0.0091 cm / s, respectively. As for the value of (k) on the resistance test against piping 0.117 cm / s, 0.023 cm / s and 0.018 cm / s, respectively. It can be concluded that pumice stone has a low density with a larger (k) value based on the fact that the pumice stone has a larger cavity to drain the water.

Keywords : Pumice, Pyroclastic, Permeability, Piping, Backfill



Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.