KAJIAN PERBANDINGAN METODE PERHITUNGAN INTENSITAS HUJAN YANG SESUAI DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA, MALANG

Ria Puspasari, Donny Harisuseno, Dian Chandrasasi

Abstract


ABSTRAK : Intensitas hujan yang terjadi di wilayah Kota Malang cukup tinggi dan sering kali menyebabkan genangan termasuk di Area Universitas Brawijaya. Studi ini dilakukan untuk memperoleh metode perhitungan intensitas hujan yang sesuai di Wilayah Universitas Brawijaya Malang dengan membandingkan data intensitas hujan pengamatan yang diperoleh dari penakar hujan otomatis atau ARR (Automatic Rainfall Recorder) yang berada di Laboratorium Hidrologi Teknik Pengairan dengan metode Talbot, Sherman, Ishiguro dan Mononobe. Menurut hasil analisa perbandingan yang dilakukan antara Metode Talbot, Sherman, Ishiguro dan Mononobe didapatkan hasil yang paling baik dan sesuai dengan karakteristik wilayah Universitas Brawijaya adalah Metode Sherman. Dengan nilai deviasi rata-rata terkecil yaitu 0,335, kemudian Kesalahan Relatif (%) rata-rata 12,449%, dan juga Koefisien Efisiensi Nash-Sutcliffe rata-rata sebesar 0,928. Kurva IDF (Intensitas-Durasi-Frekuensi) Metode Sherman menunjukkan kecocokan untuk memprediksi Intensitas hujan yang sesuai dengan karakteristik wilayah Universitas Brawijaya yang digunakan untuk perhitungan limpasan (Run-Off) dengan rumus rasional dan perhitungan debit puncak yang berfungsi dalam perencanaan bangunan air.

 

Kata kunci: Intensitas hujan, Talbot, Sherman, Ishiguro, Mononobe, Kurva IDF

 

ABSTRACT : The Rainfall intensity in Malang Area is quite high and it usually causing run-off including at University of Brawijaya Area. This comparation study was conducted to obtain the appropriate rainfall intensity calculation method at University of Brawijaya Area by comparing Talbot, Sherman, Ishiguro and Mononobe method with the observation rainfall intensity data from ARR (Automatic Rainfall Recorder) that located in the Water Resources Engineering Hydrology Laboratory. According to the results of the analysis between the Talbot, Sherman, Ishiguro and Mononobe methods, the best results that appropriate with the University of Brawijaya area characteristics are Sherman Method. With the smallest average deviation value 0.335, Relative Error (%) averaged 12.449%, and Nash-Sutcliffe Efficiency Coefficient average 0.928. The IDF Curve (Intensity-Duration-Frequency) of Sherman Method shows the suitability to predict the rainfall that appropriate with the University of Brawijaya area characteristics which is used to calculate the run-off with rational formula and for calculating the peak discharge that functioned for water structure planning.

Keywords: Rainfall Intensity, Talbot, Sherman, Ishiguro, Mononobe, IDF curve.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.