Studi Perencanaan dan Pengembangan Jaringan Distribusi Air Bersih di Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang Menggunakan Software Epanet 2.0

Lia Nur Izza Maulidya, Tri Budi Prayogo, Mohammad Bisri

Abstract


ABSTRAK: Kecamatan Tumpang mempunyai 6 desa yang sudah terlayani oleh PDAM yaitu desa Tumpang, Malangsuko, Jeru, Pulungdowo, Gunungsari, dan Tajinan dan akan dilakukan pengembangan dan penambahan layanan di 2 desa yaitu desa Kidal dan Kambingan.  Sumber yang digunakan dalam studi ini adalah Sumber Pitu dengan debit pelayanan sebesar 50 lt/detik.

Hasil simulasi menggunakan program Epanet 2.0 pada kondisi existing terdapat hasil tekanan, kecepatan dan headloss gradient yang tidak sesuai kriteria yang telah ditentukan.  Sehingga pada tahap perencanaan pengembangan ada beberapa perbaikan dan tambahan komponen, diantaranya penggantian diameter pipa, penambahan jaringan pipa baru di daerah pengembangan, penambahan tandon, dan penambahan Press Reduce Valve (PRV).  Pada tahap pengembangan akan dilakukan dengan tiga alternatif, Alternatif I menggunakan 1 buah tandon dan 1 buah PRV, alternatif II menggunakan 1 buah tandon dan 5 buah PRV, altenatif III menggunakan 2 buah tandon dan 1 buah PRV.  Alternatif II merupakan alternatif yang mempunyai dimensi tandon paling efektif dan alternatif yang paling ekonomis.  Sehingga anggaran biaya yang akan dikeluarkan pada tahap perencanaan pengembangan adalah sebesar Rp.9.329.682.700,- .

Kata kunci: air bersih, jaringan pipa, Epanet, pengembangan

ABSTRACT: Tumpang sub-district has 6 villages that have been served  by PDAM to fullfilling the necessity of clean water ; those are Tumpang, Malangsiko, Jeru, Pulungdowo, Gunungsari and Tajinan villages and will be development and adding services  in 2 villages; those are Kidal and Kambingan Villages.  The water source used in this studi is Sumber Pitu which has a service discharge of 50 lt/sec.

The result of simulation using Epanet 2.0 software in the existing condition, there are value of pressure, velocity and headloss gradient did not meet the stated criteria.  Therefore, at the development stage will be made some improvements and additional components, such as replacement of pipe diameter, adding a new pipe network, adding a water tank and adding Press Reduce Valve (PRV).

The development planning was conducted  with three alternatives, alternatives I uses 1 pieces of water  tank and 1 pieces of PRV, alternatives II uses 1 pieces of  water tank and  5 pieces of  PRV and alternatives III uses 2 pieces of water tank and 1 pieces of PRV.  Alternatif II is an alternative that has the most effective dimension of water tank and the most economical alternative.  So, the budget that would be spent on this development planning was as much as Rp.9.329.682.700,- .

Keywords: clean water, pipe network, Epanet, development.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.