PERBANDINGAN HASIL KEKERINGAN METODE THEORY OF RUN DENGAN RAINFALL ANOMALY INDEX DI DAS PEKALEN KABUPATEN PROBOLINGO

Ledib Aprilansi, Donny Harisuseno

Abstract


ABSTRAK : Kabupaten Probolinggo merupakan daerah yang mengalami kekeringan dalam 3 tahun terakhir. Analisis kekeringan dilakukan guna mengetahui tingkat kekeringan serta sebarannya.  Metode yang digunakan adalah Theory of Run dan Rainfall Anomaly Index (RAI).  Analisis kesesuaian metode dilakukan dengan perbandingan klasifikasi dan perbandingan pola.  Data yang dibutuhkan adalah data curah hujan, data debit, peta batas DAS Pekalen, peta stasiun hujan, dan peta administrasi. Hasil analisis kekeringan dipetakan menggunakan ArcGIS 10.2.2.  Metode Theory of Run menunjukkan durasi kekeringan terpanjang 18 bulan dan jumlah kekeringan terbesar 1747,86 mm.  RAI menunjukkan indeks maksimum 8,18 dan indeks minimum -3,20.  Analisis kesesuaian menunjukkan RAI lebih sesuai digunakan di DAS Pekalen karena memiliki persentase kesesuaian 52,08% untuk perbandingan klasifikasi serta 63,02% untuk perbandingan pola kekeringan. Selama 20 tahun (1998-2017), rata-rata kekeringan terjadi pada 41 desa pada bulan Juli, Agustus, dan September.

 

Kata kunci: kekeringan, theory of run, rainfall anomaly index, debit, sebaran kekeringan

 

ABSTRACT : Probolinggo Regency is a region experienced drought during the last 3 years.  Drought analysis is performed in order to have information about level of drought and its distribution.  Drought analysis method will be used are Theory of Run and Rainfall Anomaly Index (RAI).  Analysis of conformity is conducted by comparing drought classification and comparing the index fluctuation.  Rainfall data, discharge data, river basin map, rain gauge map, and Probolinggo Regency map are needed.  The result of drought analysis will be mapped using ArcGIS 10.2.2.  Theory of Run shows the longest duration of drought was 18 months and the greatest quantity of drought was 1747,86 mm.  RAI shows the maximum index was 8,18 and -3,20 as the minimum index.  Analysis of conformity indicates that RAI is more suitable for drought analysis in the Pekalen River Basin with 52,08% of conformity  for comparison of drought classification and 63,02% of conformity for comparison of drought index fluctuation.  During 20 years (1998-2017), severe drought came about at 41 villages in average in July, August, and September.

 

Keywords: drought, theory of run, rainfall anomaly index, discharge, drought distribution

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.